Kali Pertama di Tuban, Program Kampung Iklim dampingan PT TPPI Dikunjungi Kementerian LHK

oleh -
KUNJUNGAN KLHK : Program Kampung Iklim (Proklim) Dusun Pereng dampingan PT TPPI Dikunjungi secara langsung oleh KLHK (kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan).

TUBAN
Penulis : M. Rizqi
Lenterakata.com – PT TPPI sebagai perusahaan petrokimia di Kabupaten Tuban, Jawa Timur selalu berupaya untuk melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan baik. Termasuk di dalamnya melalui program yang mendukung aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

PT TPPI telah mendampingi Dusun Pereng, Desa Purworejo, Kecamtaan Jenu sehingga termasuk dalam program nasional Proklim (Program Kampung Iklim). Kerjasama apik antara PT TPPI, DLHP Kabupaten Tuban, dan masyarakat Dusun Pereng menjadikan Program Kampung Iklim (Proklim) Dusun Pereng dikunjungi secara langsung oleh KLHK (kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan).

Link Banner

Tim KLHK sebanyak 3 orang yang berasal dari Seksi Wilayah II Balai Pengendalian Perubahan Iklim Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara secara langsung meninjau program yang ada di Dusun Pereng.

Kunjungan diawali dengan penyampaian aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim oleh Kader Lingkungan Dusun Pereng di Balai Desa Purworejo.

Selanjutnya, tim KLHK mengunjungi kolam ikan, taman PKK sebagai upaya penganekaragaman pangan, serta Puskesmas Pembantu Desa Purworejo.

Dalam sambutannya, Muksamiadi Kepala Desa Purworejo mengatakan, pihaknya merasa bangga dan bersyukur atas terwujudnya Dusun Pereng dalam Program Kampung Iklim dalam tingkat nasional.

Sebelumnya Dusun Pereng memiliki masalah dalam pengelolaan sampah, khususnya di area pantai. Berkat bantuan DLHP Kabupaten Tuban dan PT TPPI sampah di Desa Purworejo telah terkelola dengan baik.

”Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan pendampingan yang diberikan,” ujarnya.

Kunjungan tim KLHK dilanjutkan dengan meninjau minapadi yang menggabungkan antara pertanian dan perikanan. Titik lainnya yang dikunjungi adalah pertanian sayur dengan sistem irigasi tetes, bank sampah, griya kreatif yang mengelola sampah anorganik menjadi kerajinan tangan.

Juga kebun bibit sayur Nimas Asri, biogas dan POC, taman edukasi, ruang terbuka hijau (RTH), kebun calon pengantin, dan Wisata Pantai Dermaga.

Teguh Pramono, Kepala Seksi Wilayah II pada Balai Pengendalian Perubahan Iklim Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara menuturkan, dia sangat mengapresiasi aksi adaptasi dan mitigasi yang telah dilaksanakan oleh masyarakat Dusun Pereng, Desa Purworejo.

Ibu-ibu sangat kompak dalam melakukan penganekaragaman tanaman pangan, para pemuda sangat aktif dalam mengelola potensi pantai yang sebelumnya hanya berupa tumpukan sampah hingga menjadi wisata yang sangat indah.

”Apresiasi untuk PT TPPI, semoga tidak lelah untuk menjadi mitra yang unggul dalam membina dan mendampingi masyarakat,” katanya.

Sementara, Area manager CSR & Communication Relation PT TPPI, Tinoto Hadi Sucipto mengaku pihaknya dengan senang hati melakukan pendampingan kepada masyarakat Ring 1 perusahaan, terutama untuk program dalam upaya menjaga lingkungan.

”Program ini dapat terlaksana atas kerjasama dari banyak pihak, baik masyarakat, pemerintahan, maupun perusahaan. Semoga dengan adanya kunjungan dari KLHK, program ini dapat lebih baik lagi serta membawa banyak manfaat,” harap dia.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *