Pentingnya Jati Diri Petugas Haji

oleh -
LAYAN AN MAKSIMAL : Para Petugas Haji Diminta Memberikan Layanan pada Para Jemaah Haji

SURABAYA

Penulis : M.Rizqi

Link Banner

Lenterakata.com – ‘’Untuk itu, setiap petugas haji harus memiliki jati diri. Di antaranya sifat adil, amanah, transparan, akuntabel, berorientasi pada kemaslahatan dan kemanfaatan. Selain itu mampu memberikan rasa aman, kenyamanan dan profesional,” ujar  Direktur Bina Haji Kemenag RI, Arsad Hidayat di hadapan ratusan calon petugas haji.

Hal itu disampaikan Arsad saat memberi materi di ketujuh dalam Bimbingan Teknis PPIH (Petugas Penyelenggara Ibadah Haji) Kloter Embarkasi Surabaya Terintegrasi dengan Kementerian Kesehatan di Asrama Haji Surabaya. Sebanyak 530 peserta mengikuti bimtek ini.

Arsad berpesan agar para petugas jangan menunjukkan hal aneh di hadapan jemaah.

“Karena sikap perilaku kita selalu diamati oleh jemaah,” tandasnya.

Pria kelahiran tahun 1973 ini meminta kepada seluruh petugas untuk melayani jemaah haji semaksimal mungkin. Jangan sampai ada satu jemaah yang kecewa karena pelayanan yang kurang maksimal.

“Fokuskan pikiran dari sekarang untuk memberikan yang terbaik kepada tamu Allah sehingga apa yang kita awali dicatat sebagai amal ibadah,” ulasnya.

Pria lulusan S1 Al Azhar Kairo dan S3 di Sudan ini menjelaskan kepada peserta bahwa pimpinan tertinggi dalam kloter adalah ketua kloter. Walaupun dalam kloter tersebut ada pejabatnya. “Dan yang harus diingat, KBIHU adalah mitra, tidak berhak mengatur petugas, koordinasi yang baik dan ciptakan situasi yang harmonis,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut pria yang juga lulusan S3 UIN Sunan Gunung Jati Bandung ini juga  mengingatkan, selain Petugas Ibadah Haji Daerah juga ada PHD (Petugas Haji Daerah) yang diusulkan pemerintah daerah yang tugasnya  membantu PPIH.

“PHD juga petugas haji yang direkrut dengan ujian sehingga PHD mempunyai kewajiban yang sama dengan PIHK dan bukan sebagai jamaah biasa. Dan untuk tahun ini biaya PHD bukan biaya mandiri lagi tapi sudah dibiayai pemerintah,” ungkapnya.

Giat yang berlangsung selama 10 hari ini mengambil tema “Dengan Bimtek Terintegrasi PPIH Kloter Kita Wujudkan Petugas Haji yang Profesional, Moderat berintegritas dan ramah lansia” dan diikuti oleh seluruh perwakilan petugas se-Jawa Timur termasuk Kemenag Kabupaten Tuban.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *